Profil

PROFIL PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (P4MRI)

 

  1. Sejarah Pendirian PMRI

Menjelang akhir abad yang lalu, sekelompok matematikawan dan pendidik di Indonesia merasa sangat khawatir tentang kualitas pendidikan matematika. Keprihatinan ditujukan kepada siswa dengan intelektualitas lebih lemah. Jarak antara siswa terpandai  dan terlemah sangat besar di Indonesia. Secara umum siswa Indonesia yang lebih lemah adalah siswa paling lemah di dunia. Sebagian besar dari mereka takut matematika dan matematika fobia.

Pendidikan matematika bertujuan agar siswa mengembangkan pemahaman dan penalaran agar  membantu negara untuk menjadi masyarakat demokratis. Pendidikan matematika yang baik akan membuat siswa mengartikulasikan kewarganegaraannya. Kelompok matematikawan dan pendidik tersebut meneliti pendidikan matematika di berbagai negara dan memilih untuk mengembangkan suatu bentuk Realistic Mathematics Education di Indonesia. Mereka memutuskan untuk membuat versi lokal pendidikan matematika realistik, khususnya disesuaikan dengan budaya Indonesia. Ssejak awal mereka menyadari bahwa tidaklah cukup untuk mengimpor dan menyebarluaskan apa yang berhasil di negara lain. Dalam pandangan mereka, reformasi pendidikan matematika harus bottom-up (dimulai dari bawah ke atas) dan mulai dari situasi Indonesia yang spesifik. Hal ini yang menjadi dasar pengembangan dan desain “Realistic Mathematics Education In Indonesia” atau Pendidikan matematika Realistik Indonesia (PMRI), sebagaimana disebut di Indonesia.

Pada akhir 90-an, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (DIRJEN DIKTI) mensahkan sebu